Pasific Pos.com
Papua Tengah

Bupati Akui Miras dan Narkoba Penyebab Utama Gangguan Kamtibmas

NABIRE – Bupati Nabire mengakui Minuman Keras (Miras) dan Narkotika dan Obat Terlarang (Narkoba) merupakan salah satu penyebab utama terjadinya gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas), baik kendaraan roda dua dan 4 selama ini di wilayah hukum Polres Nabire.

“Banyak kejadian yang dapat kita saksikan, khususnya di kota yang dikenal dengan kota emas ini yang diawali dari penyalahgunaan barang-barang terlarang dan di haram ini,” tekan Isaias Douw, belum lama ini di sela-sela pemusnahan barang bukti Miras ilegal di Mapolres Nabire.

Lebih lanjut orang nomor wahid di daerah ini, pemberantasan peredaran Miras ilegal dan Narkoba ini tidak bisa atau hanya dilakukan oleh pihak kepolisian saja. Tetapi diperlukan dukungan dari seluruh masyarakat di daerah ini khususnya.
“Saya minta kepada seluruh masyarakat Nabire agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta toleransi antar umat beragama, lebih khusus di bulan puasa ini hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti,” katanya.

Sekedar menambahkan, perlu diketahui bersama berdasarkan laporan yang diterima Pemkab Nabire dari Satuan Reserse Narkoba Polres Nabire telah melakukan penangkapan kasus Narkotika dan Obat Terlarang (Narkoba) sebanyak tujuh orang selama tahun 2017/2018.

“Atas nama pribadi dan pemerintah saya mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Polres Nabire atas upaya menciptakan situasi yang kondusif bagi masyarakat, lebih khusus selama bulan puasa menjelang Idul Fitri yang dinanti-natikan umat muslim,” ujarnya.