Pasific Pos.com
Papua Barat

Bupati Akui Belum Bayar Ganti Rugi Pembebasan Lahan Bandara Rendani

Manokwari, TP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari kembali melakukan sinkronisasi data jumlah warga rendani yang terkena dampak pembebasan lahan Bandara Rendani.

Hal ini dilakukan, menurut Bupati Manokwari, Demas P. Mandacan, karena data antara akuntan dengan tim rekonsiliasi Bandara Rendani belum terdapat kecocokan.

“Hanya saja nanti kita akan bayar warga sesuai dengan anggaran yang ada dulu, sebab kalau dibayar semua maka uang yang tersedia Rp. 30 Miliar tidak cukup,” ucap Demas kepada para wartawan di Mako Brimob Polda Papua Barat, Sabtu (7/7).

Meski demikian, lanjut dia, setelah sikronisasi data barulah dilakukan pembayaran kepada warga rendani yang terkena dampak pembebasan lahan Bandara Rendani, sambungnya, target Pemda secepatnya.

Ditanya apakah salah satu Gedung Gereja di Rendani juga akan terkena dampak perluasan Bandara Rendani, Bupati mengaku, pihak Bandara belum menyampaikan soal itu.

“Seandainya kalau Gereja kena, berarti akan dicarikan lokasi untuk Pemindahan Gereja ke lokasi yang baru,” ujar dia.

Tetapi, ditambahkan Bupati, jika Gereja tidak terkena dampak maka tidak akan diganggu, yang terpenting perencanaan dari pihak Bandara Rendani perlu dilihat dulu seperti apa.

“Targetnya kita akan gunakan lahan sekitar 120-an hektar khusus untuk lahan Bandara,” tandas dia.[BOM]