Pasific Pos.com
Olahraga

BTM : Persipura Bisa Tinggal di Hotel “Kelas Melati”

JAYAPURA,- Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tomi Mano mengaku masalah financial menjadi masalah utama klub Mutiara Hitam julukan Persipura Jayapura mengarungi Liga I tahun 2018.

Oleh karena itu, apabila selama ini, tim Persipura ketika tour selalu tinggal di hotel bintang tiga, maka tahun ini, Boaz Solossa dkk bisa saja tinggal di hotel kelas melati.

Ya, kenapa tidak, selama ini pemain tinggal di hotel bintang 3, tahun ini bisa saja di hotel melati, karena sponsor yang kami dapat baru dari Bank Papua harus dikelola secara baik,” tegasnya.

Ia mengaku, masalah financial klub inilah yang membuat lima pemain yang hengkang, walaupun mereka beralasan menginginkan bermain untuk mencari suasana baru maupun menambah jam terbang bertanding.

”Kami punya dana yang terbatas, sehingga kami memangkas beberapa kegiatan penting dalam Persipura Jayapura hingga dipenghujung akhir kompetisi ini, bahkan membuat enam atau tujuh pemainnya hengkang dari Persipura”. Ungkap BTM kepada wartawan.

Selain pemain yang hengkang, Manajemen Persipura bahkan belum mendapatkan pelatih dimusim 2018 mendatang. Walaupun sudah melakukan negoisasi dengan Peter Butler, bahkan, kita belum melakukan tanda tangan kontrak, sehingga pemain Persipura saat ini berstatus pemain bebas.

Kendati demikian, BTM mengaku berterima kasih dengan dukungan yang diberikan PT. Bank Papua melalui nilai sponsor yang dinaikkan dari tahun sebelumnya.

“Bertambahnya nilai Rp. 7,5 Milyar menjadi Rp. 8,5 Milyar, namun Persipura masih membutuhkan sponsor lagi, sebab untuk mengarungi satu musim sebesar Rp. 35 Milyar dibutuhkan Manajemen,” katanya.

Sementara itu, Media Officer Persipura, Bento Madubun menjelaskan manajemen Persipura sudah melakukan komunikasi dengan beberapa perusahaan seperti Pertamian dan lainnya.
Dimana, mereka punya niat yang sangat baik untuk menjadi sponsor Persipura. Hanya saja, ada beberapa item yang belum ada kata sepakat.

Terkait dengan sponsor dari PT. Freeport Indonesia, kata Bento, manajemen terus melakukan komunikasi dengan manajemen salah satu perusahaan tambang terkemuka di dunia tersebut.

Bento menambahkan, manajemen juga menyampaikan terima kasih kepada lima pemain yang sudah hengkang ke klub lain, semoga mereka bisa sukses bersama klub barunya.

“untuk surat rekomendasi keluar dari klub sudah ditandatangani ketua umum, kami tidak mempersulit mereka untuk berkarier di klub lain,” tutupnya.