Pasific Pos.com
Nasional Pendidikan & Kesehatan

BPJS Kesehatan Sudah Berinovasi, YLKI : Faskes Mesti Mengelaborasi

Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi.

Jayapura – Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi mengungkapkan harapan terhadap pelayanan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) selama pandemi Covid-19 telah dipenuhi oleh BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan telah bekerja keras melayani masyarakat.

“Meski begitu, harapan masyarakat terkadang tidak ada batasnya, sehingga BPJS Kesehatan tetap berupaya untuk meningkatkan inovasi layanan JKN-KIS baik oleh BPJS Kesehatan maupun mitranya yaitu Fasilitas Kesehatan (Faskes),” kata Tulus dalam kegiatan Workshop Media BPJS Kesehatan yang digelar secara virtual, Jumat (23/10/2020).

Tulus menyebut, Indeks Kepuasan Peserta terhadap layanan JKN terus meningkat. Pada tahun 2014, Indeks Kepuasan Peserta mencapai 75 persen dan dan pada tahun 2019 naik menjadi 85 persen. Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) paling tinggi tingkat kepuasannya.

“Tetapi Indeks Kepuasan di Faskes lebih rendah hanya 80 persen pada tahun 2019. Faskes baik tingkat pertama maupun tingkat lanjutan atau rumah sakit harus melakukan inovasi,” tandasnya.

“Kalau BPJS Kesehatan sudah berinovasi, tentu harus dielaborasi oleh Fasilitas Kesehatan baik FKTP maupun FKTL. Mitra BPJS Kesehatan ini harus berinovasi dalam pelayanan seperti pada antrian agar tidak terjadi kerumunan,” lanjut Tulus.

Tulus mengatakan, Faskes harus menjaga konsistensi pelayanan sesuai standar yang telah ditetapkan bersama pada masa pandemi ini.

“Bahkan harus plus pelayanannya, dalam arti plus protokol kesehatan dan plus menjaga keamanan pasien agar tidak terjadi satu penularan itu. Karena sesuai data bahwa potensi penularan Covid-19 mayoritas ada di pelayanan kesehatan,” ucap Tulus. (Zulkifli)