Pasific Pos.com
Pendidikan & Kesehatan

BNI Salurkan Dana PIP Hingga Pedalaman Papua

Agats, – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mewujudkan keinginan siswa dan siswi dari sekolah-sekolah yang ada di Agats, Kabupaten Asmat, Papua untuk dapat menikmati dana Program Indonesia Pintar (PIP) sekaligus menerima Kartu Indonesia Pintar (KIK), sama seperti pelajar dari daerah lain di Indonesia.

BNI juga sekaligus menunjukkan bahwa hambatan jarak dan tantangan geografis tidak lagi menjadi penghalang dalam menyalurkan Dana PIP dan KIK kepada para pelajar di daerah-daerah terjauh.

Penyaluran Dana PIP dan KIK kepada para pelajar Agats dilaksanakan secara simbolis di Kabupaten Asmat, Papua, dengan disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani.

Hadir pada kesempatan tersebut, pemimpin BNI cabang Merauke Hendro Widarto. Penyerahan secara Simbolis Dana PIP dan KIP disampaikan langsung oleh Menko PMK kepada 2 siswa perwakilan SMA Donatus Tapu dan Faridil Kharilla dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Agats, serta 50 siswa lainnya yang hadir sebagai perwakilan dari kurang lebih 150 siswa penerima dana PIP dan KIP di Agats. Para pelajar penerima dana PIP dan KIP ini berasal dari SMA, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Kesetaran Paket C di Agats, kabupaten Asmat.

Corporate Secretary BNI Kiryanto mengungkapkan, kendati terdapat tantangan dari sisi geografis, BNI tetap menunjukan komitmen untuk selalu peduli dan mensukseskan penyaluran Program Pemerintah, khususnya PIP dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Khusus untuk Kabupaten
Asmat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah memberikan kepercayaan untuk menyalurkan dana PIP kepada BNI sejak Tahun 2015 (untuk pelajar SMA), Tahun 2016 (SMA), dan Tahun 2017 (SMA dan SMK).

“Untuk penyaluran kali ini dilakukan dengan mengirimkan tim dari kantor BNI dari cabang terdekat yaitu di Kantor cabang Timika untuk melayani pencairan dan bantuan PIP serta penyerahan KIP bagi penerima PIP Tahun 2017,” ujar Kiryanto.

Penyaluran dana PIP di Kabupaten Agats sudah menggunakan mekanisme yang sudah berjalan saat ini, dimana setiap siswa penerima manfaat dana PIP akan memperoleh KIP yang telah terintegrasi dengan sistem Tabungan. Kartu ini sekaligus juga berfungsi sebagai kartu identitas penerima bantuan PIP dan sebagai kartu ATM atau debit. Kartu ini dapat digunakan untuk mencairkan dana PIP di ATM, outlet BNI, atau di agen 46 BNI serta di jaringan ATM lain yang bekerjasama dengan BNI.

Untuk Papua, jumlah dana bantuan PIP Tahun 2017 yang disalurkan melalui BNI adalah sebanyak 13.461 siswa (SMA) dan 4.669 siswa (SMK) dari 290 sekolah dengan total dana bantuan mencapai Rp 14,2 miliar.

Sementara khusus untuk kabupaten Asmat, jumlah dana PIP yang disalurkan sebesar Rp 118 juta untuk152 orang siswa SMA dan SMK dari 5 sekolah.

Bersamaan dengan acara penyerahan KIP tersebut, BNI juga memberikan apresiasi bagi siswa SMA dan SMK yang memiliki prestasi di lingkungan Agats dalam bentuk tabungan BNI Simpanan Pelajar, yang diharapkan akan memberikan motivasi yang lebih untuk meningkatkan prestasinya di kemudian hari.

Pemberian apresiasi secara simbolis ini juga diberikan langsung oleh Menko PMK dengan didampingi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. Untuk memeriahkan acara tersebut, BNI juga menggelar permainan-permainan dengan hadiah menarik dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh tim BNI terkait dengan KIP dan BNI.

Sebagai dukungan terhadap Program Literasi Keuangan, BNI terus memperkuat sebaran sarana pencairan dana PIP melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) pada 2.017 Outlet, 16.977 ATM,dan 57.000 Agen 46 di seluruh Indonesia.