Pasific Pos.com
Papua Barat

BKD Manokwari Diminta Selesaikan Seleksi Pejabat Bulan Ini

Manokwari, TP – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupate Manokwari diminta segera memproses pejabat eselon II definitf. Hal itu dimaksudkan agar tidak ada lagi pelaksana tugas (plt) pada 26 organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Manokwari.

Penegasan itu disampaikan Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan dalam arahannya pada apel gabungan ASN di halaman Kantor Bupati Manokwari, Senin (2/7).

Demas Mandacan mengatakan, untuk lelang jabatan sudah lama dan plt-plt ini sudah sekian tahun. Oleh karena itu, dirinya meminta agar dalam bulan ini juga seleksi jabatan diselesaikan agar ada pejabat definitf.

“Kalau sudah tidak yang mendaftar, ya sudah proses yang ada saja. Jangan terlalu lama-lama, akhirnya jadi plt ini mau kerja juga takut, masih was-was juga. Jadi secepatnya supaya ada definitf supaya ada tanggung jawab,” tegasnya.

Kepada BKD Kabupaten Manokwari, dirinya meminta agar segera menyelesaikan seleksi pejabat dalam bulan ini. “Ini sudah masuk bulan ke tujuh lagi tahun 2018. Jadi proses ini segera dilaksanakan untuk ini bisa didefinitifkan,” katanya.

Mandacan juga meminta BKD Manokwari menghitung ulang ASN yang ada. Sebab, ditengarai ada ASN yang sudah keluar dari Pemkab Manokwari namun gajinya masih dibayarkan oleh Pemkab Manokwari.

“Ini terkait dengan BKD hitung ulang pegawai berapa terus yang pindah karena kebanyakan masih ada gajinya di Kabpaten Manokwari. Ini beberapa kali sudah saya sampaikan, koordinasi dengan bagian keuangan dan OPD, laporkan yang ada di luar, yang pindah diam-diam, jalan diam-diam supaya tidak usah dibayarkan gajinya. Enak saja dia kerja di tempat lain kita yang bayar gajinya di sini,”  tandasnya.

Sementara itu, Kepala BKD Kabupaten Manokwari, Anton Renyaan mengatakan, tentang seleksi terbuka jabatan tinggi pratama sudah dibuka bulan lalu. Namun belum memenuhi kuota, sehingga dibuka lagi dan telah berakhir pada 29 Juni lalu

Nanti kami panitia seleksi akan merekap kira-kira siapa yang punya hak untuk ikut seleksi selanjutnya, yaitu berupa seleksi administrasi dan wawancara.

“Nanti dalam waktu dekat juga kami akan keluarkan, sehingga intinya kami sudah lakukan sesuai dengan amanat UU ASN. Jadi ada 26 jabatan, dari 26 itu kita akan umumkan siapa-siapa yang ikut seleksi selanjutnya secara bertahap. Dari situ, kalau memang tidak ada ya, sudah, sudah tidak ada orang. Yang peting kita sudah ikut step by step aturan UU itu,” tegasnya.

Renyaan mengharapkan, karena ini merupakan seleksi terbuka sesuai dengan UU ASN, mka tahapan-tahapannya harus diikuti. Tidak boleh salah melangkah

“Kita ikuti step by step, kita ikuti UU, jangan kita salah melangkah lagi untuk mendapatkan jabatan tinggi pratama yang memenuhi kompetensi,” ujarnya.

Menurutnya, seleksi terbuka tersebut untuk pejabat eselon IIB sebanyak 26 orang. Seleksi jabatan dikhususkan untuk ASN.

“Tapi tidak hanya dari Pemkab Manokwari. Ada juga dari daerah lain yang ikut mendaftar untuk mengikuti lelang jabatan ini,” tandasnya. (CR44)