Pasific Pos.com
Papua Barat

Besok, Gubernur Melantik Pimpinan MRPB Definitif

Manokwari, TP – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan telah memastikan akan melantik pimpinan dan alat kelengkapan Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) periode 2017-2022 di Manokwari, Rabu (14/2).

Dia berharap, setelah pimpinan MRPB definitif terbentuk, ketiga lembaga, yakni eksekutif, legislatif, dan lembaga kultur daerah bisa duduk bersama membahas apa yang menjadi hak serta kepentingan orang asli Papua.

“Rabu, lusa, tanggal 14 kita akan lantik pimpinan MRPB dan badan kelengkapannya,” kata Gubernur dalam sambutan pada dialog bersama para investor se-Provinsi Papua Barat di Gedung Auditorium PKK Provinsi Papua Barat, Arfai, Manokwari, Senin (12/2).

Menurut Mandacan, pemerintah, DPR, dan MRPB harus duduk bersama bagaimana supaya apa yang menjadi kepentingan orang asli Papua diakomodir mengacu pada undang-undang, terutama tentang hubungan tenaga kerja yang harus mengacu pada Undang-undang Otonomi Khusus (Otsus).

Dikatakannya, apabila ketiga lembaga ini sudah duduk bersama, bisa menghasilkan regulasi yang mengusung kepentingan masyarakat asli Papua dan memberikan kesempatan besar terhadap pemberdayaan orang asli Papua di Papua Barat.

“Tentunya regulasi yang bisa memberikan kesempatan besar bagi orang asli Papua dan bukan sebatas ditetapkan di daerah, tetapi nantinya bisa dibawa sampai ke pusat,” tambah mantan Bupati Manokwari ini.

Jika regulasi itu sudah terbentuk dan disahkan, Mandacan yang juga Kepala Suku Besar Arfak ini, tidak menginginkan ada warga yang melakukan pemalangan, karena merasa tidak diakomodir.

Ditegaskan Gubernur, aksi pemalangan yang dilakukan warga, karena kurangnya perhatian pemerintah terhadap masyarakat. Apalagi, ia mengaku, selama ini pemerintah dan perusahaan belum berbuat banyak terhadap masyarakat.

“Makanya, kita bentuk regulasi dan kita berbuat untuk masyarakat. Jika apa yang telah dibuat nyatanya tidak dimanfaatkan masyarakat, salah sendiri. Pemerintah belum berbuat banyak, khususnya bagi tenaga kerja lokal, makanya kita lakukan untuk mereka tenaga kerja yang akan ditempatkan dan dipekerjakan dalam suatu perusahaan,” tukas Gubernur. [RYA-R1]