Pasific Pos.com
Papua Barat

Besar Anggaran Pembangunan  Lanjutan RSR Masih ‘Misterius’

Manokwari, TP – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat masih terus menganggarkan kelanjutan proyek pembangunan Rumah Sakit Rujukan (RSR) Provinsi Papua Barat yang terletak di Komplek Reremi KPR, Kabupaten Manokwari.

Hal ini diungkapkan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menyikapi padangan masyarakat bahwa proyek tersebut terbengkalai.

“Tiap tahun kita anggarkan, hanya saja masyarakat harus tahu ada banyak program Pemerintah daerah yang sudah terakomodir dalam RPJMD 2017-2022 sehingga harus ditindaklanjuti,” ucap Gubernur kepada para wartawan di Kantornya, Senin (9/7).

Menurutnya, pembangunan RSR yang saat ini sudah terlihat wajahnya  akan terus dibangun hingga selesai oleh Pemprov Papua Barat meskipun dilakukan secara bertahap.

Bukan hanya itu, dirinya mengaku, Pemprov Papua Barat juga sedang berupaya mendorong percepatan pembangunan RSR melalui Kementerian terkait.

“Yang pasti sampai tahun 2019 belum selesai, yang kita harapkan tahun 2020 nanti sudah bisa selesai,” ujar dia.

Dicecar soal besar anggaran yang dianggarkan untuk pembangunan lanjutan RSR di tahun ini, dikatakan Gubernur, Kepala Dinas Kesehatan yang lebih mengetahuinya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan yang dikonfirmasi terkait kelanjutan pembangunan RSR, mengaku masih menunggu proses lelang.

“Kita tunggu saja, siapa yang menang lelang dia yang kerja,” kata Parorongan sembari melemparkan senyum kepada para wartawan.

Ditanya soal besar anggaran yang dianggarkan untuk pembangunan lanjutan RSR di tahun ini, Parorongan enggan meyampaikannya kepada wartawan.

Sesuai Pantauan Tabura Pos di RSR Provinsi Papua Barat, Rumah Sakit yang terlihat megah itu Nampak sepi dari aktivitas pekerja.

Halaman dan pagar Rumah Sakit pun sudah ditumbuhi rumput setinggi kaki orang dewasa dan tampak seperti tidak terawatt. [BOM]