Pasific Pos.com
Papua Tengah

Bersama Forkopimda, Bupati Douw Musnahkan BB Miras Ilegal

NABIRE – Bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) plus, Bupati Nabire memusnahkan Barang Bukti (BB) Minuman Keras (Miras) ilegal dan lokal hasil operasi jajaran Kepolisian Resor Nabire, Rabu kemarin usai dihelatnya apel gelar pasukan Operasi Ketupat Matoa tahun 2018 di Mapolres Nabire.

Sebelum pemusnahan Bupati Isaias Douw, S.Sos.,MAP, hari ini Polres Nabire akan memusnahkan Miras ilegal hasil operasi berupa minuman keras lokal Bobo sebanyak seribu liter, Cap Tikus enam puluh liter, minuman botal berupa Vodka 20 botol dan sejumlah Robinson lainnya.

Perlu diketahui, kata Isaias, berdasarkan laporan yang diterima Pemkab Nabire, Satuan Reserse Narkoba Polres Nabire telah melakukan penangkapan kasus Narkotika dan Obat Terlarang (Narkoba) sebanyak tujuh orang selama tahun 2018. “Atas nama pribadi dan pemerintah saya mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Polres nabire atas upaya menciptakan situasi yang kondusif bagi masyarakat, lebih khusus selama bulan puasa menjelang Idul Fitri yang dinanti-natikan umat muslim,” ujarnya.

Menurut bupati dan diutarakan awal Kapolres AKBP Sony Sanjaya, S.Ik, di kesempatan yang sama, Miras dan obat terlarang merupakan salah satu penyebab utama terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban serta kecelakaan kendaraan roda dua dan 4 selama ini di Nabire. “Banyak kejadian yang dapat kita saksikan yang diawali dari penyalahgunaan barang haram ini,” katanya.

Pemberantasan peredaran Miras ilegal dan Narkoba ini tidak bisa dilakukan oleh kepolisian saja, tetapi diperlukan dukungan dari seluruh masyarakat di daerah ini khususnya. “Saya minta kepada seluruh masyarakat Nabire agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta toleransi antar umat beragama, lebih khusus di bulan puasa menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti,” pungkasnya. (wan)