Pasific Pos.com
Papua Barat

Belum Ada Keputusan Soal Penyegelan Belasan Depot Amiu

Manokwari, TP – Wakil Bupati Manokwari Edi Budoyo mengaku belum mendapatkan keputusan terakhir atas penyegelan belasan Depot Air Minum Isi Ulang (Amiu) yang dilakukan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Manokwari.

Budoyo menjelaskan, pertemuan dengan pengusaha Amiu karena memang ada penangkapan sehingga mengakibatkan usaha air galon mereka dihentikan sementara.

Namun karena tuntuan ekonomi dan alasan masih banyak kredit, sehingga mereka minta keringanan.

“Harus sangat hati-hati, karena mereka juga kredit. Tapi nanti saya koordinadi dengan BPOM tanyakan hasil terakhir seperti apa,” jelas Budoyo kepada wartawan di Distrik Prafi, belum lama ini.

Diberitakan sebelumnya, kurang lebih 11 pengusaha Amiu mengadukan nasib mereka ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, terkait penyegelan BPOM Kabupaten Manokwari dan Polda Papua Barat saat menggelar operasi, 27 Februari 2018 lalu.

Penyegelan dilakukan karena diduga air isi ulang yang mereka produksi mengandung bakteri e-koli yang tinggi.

Para pengusaha meminta agar kasus yang membelitnya tidak diproses sampai ke penjara dengan syarat akan mengikuti aturan dan memenuhi persyaratan yang berlaku.[SDR-R3]