Pasific Pos.com
Kota Jayapura

Bebas Covid-19 Pedagang Sayur Keliling Diberikan Stiker

Bebas Covid-19 Pedagang Sayur

Jayapura, – Masyarakat konsumen yang menggunakan jasa tukang sayur keliling sekarang tak perlu khawatir lagi. Sebab setelah mengikuti rapid tes hari Kamis (30/4) para pedagang yang dinyatakan negatif akan mendapatkan stiker tanda bebas Covid-19.

Ratusan pedagang sayur mengikuti Rapid Tes yang diadakan pemerintah daerah Kota Jayapura. “Pedagang keliling baik yang roda dua maupun roda empat mengikuti tes ini guna memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujar ketua gugus tugas Covid-19 kota , H. Rustan Saru di lapangan kantor Walikota, Kamis (30/4).

Dijelaskannya pula hingga siang hari ada 200 pedagang yang ikut tes. Dari hasil tersebut 2 dari 200 pedagang sayur keliling ini dinyatakan reaktif.

“Data awal sebenarnya 124 pedagang sayur keliling, namun saat ini kami data ada 405 orang. Dan sampai sekarang 2 pedagang hasilnya indikasi positif” ujar Rustan Saru.

Namun, hingga kini Pemkot Jayapura masih terus melakukan rapid test terhadap pedagang sayur keliling. “Dua ini dari 200 belum semua, masih terus kita lakukan hingga jam 6 sore ini,” ucapnya lagi.

Pemkot Jayapura dalam waktu beberapa hari ke depan akan mengumumumkan hasil rapid test terhadap 405 pedagang sayur di Kota Jayapura.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Jayapura Robert L.N. Awi saat dihubungi melalui telepon selukernya menjelaskan bahwa, Pemkot Jayapura telah mengundang dan menyerukan pedagang sayur keliling di Kota Jayapura untuk melakukan rapid test.

“Tujuannya untuk memberikan rasa aman bagi warga kota Jayapura yang menggunakan jasa mereka. Kami juga ingin pastikan mereka bersih dari virus ini,” ujar Robert Awi.

Artikel Terkait

Papua luncurkan RT/RW Tangguh COVID-19

Bams

Menkes : Papua Hebat, Mampu Tekan Angka Kematian Akibat Covid-19

Bams

Doni Monardo Bangga Dengan Klub Persipura

Bams

Pemprov Papua Kembali Perpanjang Masa Relaksasi Hingga 31 Juli

Tiara

Sempat Jadi Zona Hijau, Merauke dan Supiori Kini Jadi Zona Merah

Bams

Masih Ada Pedagang Yang Tidak Menggunakan Kartu Tanda Pengenal

Fani

Tiga Kabupaten di Papua “Zero” COVID-19

Bams

Pasien Sembuh Covid-19 di Papua Meningkat, Kasus Meninggal jadi 18 orang

Bams

Pemprov Papua Apresiasi Kinerja Tim Covid-19

Bams