Pasific Pos.com
Papua Barat

Bawa Sajam, IR dan MR Ditangkap Polisi

Manokwari, TP – Tim Operasi Berantas Preman, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Barat menangkap 2 orang yang membawa senjata tajam (sajam).

Direskrimum Polda Papua Barat, Kombes Pol. Bonar Sitinjak mengatakan, keduanya ditangkap saat mengendarai sepeda motor dalam keadaan mabuk setelah mengonsumsi minuman keras (miras).

“Keduanya penduduk Manokwari. Inisialnya IR dan MR, salah satunya asal Kota Sorong dan berstatus sebagai mahasiswa aktif,” kata Sitinjak kepada para wartawan di markas Papua Barat, Senin (12/2).

Mengenai kronologisnya, Direskrimum menjelaskan, beberapa hari lalu, Tim Operasi Berantas Preman membuntuti keduanya di Jl. Trikora, Wosi. Selanjutnya, ia menjelaskan, saat polisi hendak menghentikan mereka, mereka mencoba kabur, tetapi terjatuh, sehingga polisi menahan dan menggeledah keduanya.

Sitinjak menambahkan, dari tangan kedua pelaku, polisi menemukan sajam yang menurut keduanya dipakai untuk jaga diri. “Keduanya sedang kita tahan di rutan Polda Papua Barat untuk menjalani pemeriksaan,” tambahnya.

Selain keduanya, mantan Kapolres Teluk Bintuni ini menjelaskan, sepeda motor yang dikendaraai keduanya ikut disita, karena setelah diperiksa tidak ada surat-surat kelengkapan kendaraan.

Menurutnya, keduanya akan dijerat dengan Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam dengan ancaman pidana 12 tahun penjara.

Dicecar apakah keduanya masuk dalam kategori preman yang sering melakukan tindakan kriminal di Manokwari, Direskrimum menegaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. [BOM-R1]