Pasific Pos.com
Papua Tengah

Batik Ciri Khas Nabire Wajib Dipakai ASN Setiap Acara Resmi

NABIRE – Dalam Apel Gabungan Awal Bulan Maret 2018 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire, Senin (5/3) pukul 08.00 WIT, bertempat di Lapangan Apel Kantor Bupati Nabire diikuti oleh seluruh pimpinan dan staf dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sejumlah kepala kampung, kader TB dan sejumlah undangan lainnya.

Apel gabungan awal bulan Maret yang dirangkai dengan penyerahan jas batik ciri khas Nabire kepada pimpinan OPD secara simbolis. Bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP dalam sambutannya mengatakan, terkait dengan penyerahan secara simbolis jas batik ciri khas Nabire, dirinya atas nama pemerintah daerah memberikan apresiasi sekaligus meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mencintai batik ciri khas Nabire.

“Salah satu cara untuk mencintai batik ini adalah dengan menjahit jas dan baju dan mengenakan pada acara-acara resmi serta pada hari Kamis di kantor masing-masing,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati Nabire juga minta agar latar belakang spanduk, baliho, taplak meja, gorden jendela dan lainnya dapat menggunakan batik ciri khas Nabire. Karena batik ini adalah kebanggaan masyarakat bersama.

Kepada para pimpinan OPD, selaku Bupati Kabupaten Nabire juga mengingatkan mekanisme anggaran OPD. Bagi OPD yang mendapatkan anggaran dari sumber dana DAK agar lakukan tahapan-tahapan agar pada 31 Juli 2018 semua kontrak selesai.

“Jangan membiasakan diri menunda pekerjaan, karena menunda pekerjaan maka pasti kita menumpuk pekerjaan dan lama kelamaan semakin banyak. Saya akan terus monitor, siapa kepala OPD yang benar-benar bekerja bagi rakyat dan mendukung visi dan misi kami. Tahun ketiga ini, saya tidak akan segan-segan copot apabila masih ada yang tidak melakukan tugas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Dirinya juga meminta kepada kepala OPD dan kepala distrik agar memastikan semua ASN yang ada di OPD atau di wilayah kerja masing-masing agar melaksanakan tugas di tempat. Yang malas-malas hentikan Uang Lauk Pauk (ULP) dan lapor bupati.

Bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP juga menghimbau agar seluruh ASN dan warga masyarakat Nabire untuk selalu menjaga keamanan dan kenyamanan daerah ini sebagaimana yang sudah diciptakan bersama-sama selama ini, khususnya selama pelaksanaan Pilkada serentak. Para ASN jangan coba-coba ikut-ikutan dalam politik, menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun ini.

“Saya tekankan bahwa kita semua sebagai warga negara yang baik, memiliki kewajiban untuk tetap menjaga empat pilar bangsa, yakni Undang-Undang Dasar, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI,” pungkasnya. (cad)