Pasific Pos.com
Papua Selatan

Bangkitkan Komunitas Tamiya Lewat Kejurda

MERAUKE,ARAFURA,-Setelah sekian lama vacum, komunitas penggemar Tamiya kini mulai bangkit yang ditunjukkan dengan pelaksanaan Kejurda Papua dimana Merauke kali ini menjadi tuan rumahnya. Lomba yang berawal dari hobi ini terbagi untuk dua kelas dan berlangsung Sabtu dan Minggu di SBM. Ketua Kejurda Tamiya Tingkat Papua, Wahyu Kurniawan kepada ARAFURA News di sela-sela lomba, Minggu (1/7) mengemukakan bahwa melalui lomba kali ini pihaknya berharap komunitas akan kembali hidup dan Kejurda Papua juga bisa kembali bangkit.

Event serupa pernah dilaksanakan pada tahun 2014 silam di GOR Hiad Sai dan tahun ini dilakukan di SBM. Adapun alasan memilih tempat di SBM karena pihaknya memang mencari arena dengan lantai dari keramik dan rata sehingga tidak mengganggu aksi peserta. “Next event rencana akan dilaksanakan di Jayapura dalam tajuk yang sama yaitu Kerjurda Papua pada Bulan September. Namun jika ada rezeki, insyaallah akan kita gelar lagi di Merauke Bulan Desember,”terangnya. Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa untuk mengikuti lomba tidak ada persyaratan khusus yang terpenting peserta memiliki hobi pada dua kelas yang dilombakan.

Begitu pula untuk usia bersifat bebas, bisa diikuti oleh orang dewasa maupun anak-anak. Menurutnya, pada awal 2017 lalu ada 4 tim dari Papua yang ikut Kejurnas di Makassar terdiri dari tim Serui, Jayapura, Bintuni dan Merauke sendiri. Ia mengakui untuk menyelenggarakan event besar seperti ini membutuhkan tidak mudah dan tetap membutuhkan sponsor sehingga jika memang ada support yang memadai pasti akan digelar. “Ini permainan yang sifatnya hobi dan sarat dengan nilai-nilai positif. Lewat lomba kali ini juga kita dituntut bersikap sportif dan patuh pada aturan main. Meskipun hanya sekedar hobi tetap kita arahkan ke hal-hal yang positif,”tukas Wahyu.

Ia mengakui untuk menyelenggarakan event besar seperti ini memang tidak mudah dan tetap membutuhkan sponsor sehingga jika memang ada support yang memadai pasti akan rutin digelar. Ini permainan yang sifatnya hobi dan sarat dengan nilai-nilai positif. Lewat lomba kali ini juga peserta dituntut bersikap sportif dan patuh pada aturan main. Meskipun hanya sekedar hobi tetap diarahkan kepada hal-hal yang positif. Adapun hadiah yang diberikan kepada pemenang total mencapai angka hingga 12 juta dan juga trophy. “Target awal memang akan ada 12 tim yang ikut namun karena berhalangan hanya ada 9 tim. Bahkan ada 2 orang perwakilan dari Jayapura dan 1 dari Bintuni,”pungkasnya.