Pasific Pos.com
Papua Tengah

Awal 2018, Korban Laka dan Pelanggar Lantas Meningkat

NABIRE – Awal tahun 2018 ini, per tanggal 26 Januari kemarin tercatat kasus Kecelakaan (Laka) Lalu Lintas (Lantas) di wilayah hukum Kepolisian Resot (Polres) Nabire meningkat dan dapat dikatakan naik dratis.

Data yang berhasil dihimpun media ini, untuk jumlah Laka dengan korban meninggal dunia sebanyak 5 korban, sementara jumlah pelanggaran hasil giat hunting saja mencapai 286 pelanggar.

Kasat Lantas Polres Nabire, Iptu Zulkifli Sinaga, S.Ik, mewakili Kapolres Nabire kepada media ini menerangkan, dalam bulan tertib lalu lintas yang dilaksanakan jajarannya itu untuk menekan angka kecelakaan yang belakang ini kerap terjadi, bahkan hingga menyebabkan korban jiwa.

“Dalam bulan tertib lalu lintas ini kami, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nabire menghimbau kepada pengendara kendaraan untuk mengunakan helm SNI dan khusus di Jalan Sam Ratulangi untuk tidak melawan arus termasuk jalan-jalan satu arah lainnya,” jelas mantan Kasat Lantas Polres Sarmi ini.

Awal tahun 2018 ini, di bulan Januari saja ketika satuan yang dipimpinnya menggelar kegiatan penertiban, hunting sistem di beberapa titik masih ditemukan banyak pelanggar dengan fokus penindakan terhadap pengendara tanpa helm dan melawan arus.

Lebih lanjut dijelaskan Kasat Lantas Julkifli Sinaga, ada beberapa faktor meningkatnya Laka dan pelanggar Lantas di Wilkum Polres Nabire, diantaranya kurangnya sarana dan prasarana jalan, seperti lampu dan marka jalan.

Selain itu, menyangkut kelengkapan kendaraan. Tidak ada kesadaran dan pentingnya pengunaan helm SNI, tidak pakai lampu penerang kendaraan di waktu malam hari dan yang paling riskan dan dapat dikatakan penyumbang terbesar kasus Laka dengan korban meninggal dunia, yakni faktor minuman keras (Miras).

Dari sejumlah faktor ini menurutnya, sangat butuh adanya perhatian dari pemerintah daerah (Pemda) setempat. Artinya, menyangkut kesadaraan akan pentingnya keselamatan dan tertib berlalu lintas merupakan tanggung jawab kita bersama dan adanya dukungan semua pihak. “Bisa mungkin dimulai dari kita sendiri dengan selalu tertib berlaku lintas dan menjaga keselamatan ketika mengendari kendaraan di jalan,” pungkasnya.(wan)