Pasific Pos.com
Papua Barat

Atap Ruang Kelas SMPN 15 Rendani Mulai  Bocor

Manokwari, TP – Tinggal beberapa hari lagi, libur panjang sekolah akan berakhir sekaligus memasuki tahun ajaran baru. Tak ingin anaknya terlambat mendaftar diri, saat ini para orang tua tengah sibuk mendaftarkan anaknya ke sekolah yang jenjangnya lebih tinggi.

Hal inilah yang dilakukan Ani, warga Manokwari yang terlihat mendaftarkan anaknya masuk di SMP Negeri 15 Rendani, Rabu (4/7) siang. Sementara itu, Ketua Panitia Penerimaan Siswa Baru SMPN 15 Rendani, Domingga mengakui bahwa antusias orang tua untuk mendaftarkan anaknya yang baru lulus Sekolah Dasar (SD) masuk SMPN 15 Rendani cukup tinggi.

Hingga saat ini, sekolah yang dinahkodai Herlina Rumfabe ini telah banyak menerima siswa baru dari berbagai wilayah masuk lintas sektoral SMPN 15 Rendani seperti, Jalan Baru, Mako Brimob, Wosi Gaya Baru, AMD, Taman Ria, Jalan Rendani dan Kampung Jawa berdasarkan pembagian wilayah dan letak geografis yang telah ditetapkan.

Untuk mendukung proses belajar mengajar, SMPN 15 Rendani diperkuat 11 guru berstatus ASN dan dibantu 6 guru honoer. Hanya saja, SMPN 15 Rendani sampai sekarang belum memiliki perpustakan, laboratorium, ruang kepala sekolah dan ruang guru.

Bertolak dari fakta keterbatasan ruangan itu berimbas pada siswa kelas VII yang terpaksa harus masuk jam belajar mulai Pukul 12.30 – 17.00 WIT. Di sisi lain, atap ruang kelas yang ada sudah harus mendapat perhatian untuk renovasi.

Sebab, sejumlah atap ruang kelas mulai bocor dan menganggu kegiatan belajar saat turun hujan. Meski demikian, kondisi itu tidak pernah menyurutkan semangat anak didik SMPN 15 Rendani untuk terus menimba ilmu.

“ Sesuai informasi, ada wacana berkembang SMPN15  Rendani akan dipindahkan pemerintah provinsi Papua Barat ke lahan di Soribo Atas, namun sampai sekarang wacana itu belum teralisasikan,” terangnya. [CR55-R2]