Pasific Pos.com
Papua Barat

ASN Terindikasi Korupsi Tidak Akan Terakomodir Dalam Jabatan Esalon II

Manokwari, TP – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengaku, tidak akan mengakomodir Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terindikasi korupsi dalam jabatan esalon II.

Menurutnya, hal ini dilakukan untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

“Kalau tidak korupsi silahkan ikut lelang jabatan, tapi kalau ada indikasi korupsi dan sudah pernah diproses secara hukum, sangat jelas kita lepaskan jabatannya,” ucap Gubernur kepada para wartawan di Kantor Gubernur Papua Barat, Jumat (13/7).

Bahkan, lanjut dia, jika terdapat esalon II yang terindikasi melakukan korupsi kemudian mengikuti lelang jabatan maka tidak akan diloloskan dalam berbagai tahapan.

Bukan Cuma soal jabatan, Gubernur mengaku, akan jeli untuk memperhatikan setiap kendaraan dinas yang ada, terutama yang dipakai esalon II dan III.

“Kalau sudah batas waktu pengembalian akan kita lelang atau hibahkan juga bisa, tetapi hibahkan bagi pejabat yang berjasa bagi pemerintahan,” ujar dia.

Sementara, kendaraan yang nantinya harus di dem, maka pejabat yang bersangkutan harus mengembalikan nilai sekian dari nilai pembelian mobil kepada kas daerah.

“Yang pasti, apapun yang berkaitan dengan asset pemerintah akan saya perhatikan supaya ASN tidak seenaknya,” tandas Gubernur. [BOM]