Pasific Pos.com
Papua Barat

APBD Manokwari 2018 Alami Defisit Hingga Rp 48 Miliar

Manokwari, TP – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Manokwari tahun anggaran 2018 diperkirakan mengalami defisit kurang lebih Rp. 48 miliar.

Apabila benar mengalami defisit, Sekretaris Fraksi Partai Gerindra, Ayu H. Batarai, dalam pandangan umumnya terkait APBD Kabupaten Manokwari tahun 2018 di gedung DPRD Manokwari, maka ada selisih anggaran antara KUA PPAS dan Nota Keuangan.

Batarai menjelaskan, dalam KUA PPAS, APBD Manokwari 2018 disebutkan sebesar Rp.1.123 triliun lebih dengan rincian belanja tidak langsung sebesar Rp.579 miliar lebih, dan belanja langsung sebesar Rp.544 miliar lebih.

Sementara dalam nota keuangan yang disampaikan Bupati Manokwari, Demas P. Mandacan pada tanggal 30 Desember 2017, bahwa APBD sebesar Rp.1.147 triliun dengan rincian belanja langsung sebesar Rp.623 miliar lebih dan belanja tidak tidak langsung sebesar Rp.570 miliar lebih.

“Sehingga dapat diketahui terjadi defisit sebesar 48 miliar lebih yang ditutup dengan Silpa tahun anggaran sebelumnya,” papar Batarai.

Disamping itu, Batarai menjelaskan, dari perhitungan tersebut diketahui terjadi selisih antara pendapatan antara KUA PPAS dengan RAPBD sebesar Rp.24 miliar lebih.

“Olehnya, Fraksi Partai Gerindra memohon penjelasan atas adanya selisih tersebut,” kata Batarai.

Dari pantauan Tabura Pos, adanya defisit anggaran APBD tahun 2018 sebesar Rp.48 miliar juga dipertanyakan fraksi-fraksi di DPRD Kabupaten Manokwari, seperti Fraksi Manokwari Hebat, Fraksi PDIP.

Penyampaian pandangan umum fraksi terhadap APBD Manokwari tahun 2018 juga dihadiri Bupati Manokwari, Demas P. Mandacan, Wakil Bupati Edi Budoyo, dan Sekda Manokwari, F.M. Lalenoh. [SDR-R3]