Pasific Pos.com
Papua Selatan

Antisipasi Siswa Terlambat, SMPN Buti Jemput Siswa Ke Rumah

MERAUKE,ARAFURA,- Wakasek Kurikulum SMP Negeri Buti Merauke, Puji Hartono, S.Pd mengatakan menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP Negeri Buti melaksanakan simulasi secara offline di SMA Negeri 1 Merauke. Namun, pihaknya terkendala karena harus menunggu nomor token yang dikirim.

“Biasanya kalau kita lakukan simulasi secara online, ujian bisa cepat tetapi karena terkendala dengan jaringan internet sehingga kita lakukan secara offline. Ujian simulasi juga tidak dilakukan sesuai jadwal karena harus menunggu nomor token yang sanga lama,” tuturnya kepada ARAFURA News di SMP Negeri Buti, Senin (26/2).

Ia menjelaskan, apabila siswa datang terlambat mengikuti ujian, pihak sekolah akan datang jemput ke rumah-rumah siswa. Pihak sekolah juga saling bekerjamasa dengan orang tua, guru dan siswa guna menunjang pendidikan para siswa.

Selain itu, pihaknya memberikan hasil belajar siswa ke rumah masing-masing siswa. Hal ini dilakukan agar ketika terjadi permasalahan baik sisi akademik maupun lainnya dibicarakan dengan orang tua untuk mencari solusi permasalahan tersebut.

“Masih banyak siswa yang belum memahami betul mengenai IT sehingga saat simulasi, guru diharapkan dapat mendampingi para siswa agar mereka ketika ujian bisa terampil. Apalagi saat ujian berlangsung akan dilakukan silang murni,” tandasnya.

Ditambahkan, SMP Negeri Buti akan melaksanakan UNBK di SMA Negeri 1 Merauke. Nantinya, pihaknya akan menyediakan transportasi ketika pelaksanaan ujian berlangsung. Ini diharapkan agar para siswa tidak terlambat saat mengikuti UNBK.

“Ada sebanyak 105 siswa yang akan mengikuti UNBK. Saya berharap siswa bisa lulus seratus persen, seperti tahun sebelumnya,” ujarnya.