Pasific Pos.com
Papua Barat

Antisipasi Kebocoran PAD, Wabup Minta Pembayaran Pajak Melalui Bank

Manokwari,TP – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Manokwari tahun 2017 bisa dibilang meningkat cukup signifikan.

Dari target yang diusung tahun 2017 sebesar Rp.54 miliar, pemasukan PAD diakhir tahun sesuai laporan Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) mencapai Rp.56 miliar lebih.

Peningkatan PAD pada tahun 2017 ini mendapat apresiasi Wakil Bupati Kabupaten Manokwari, Edi Budoyo dan berharap agar Bapenda Kabupaten Manokwari bisa bekerja semaksimal mungkin sehinga tidak lagi terjadi kebocoran PAD.

“Selama ini PAD tidak mencapai target. Ketika dipisah Bapenda dan BPKAD berdiri sendiri target 2017 Rp.54 miliar bisa tercapai Rp.56 miliar, jadi bisa over target. Saya dan pak bupati berharap dan mudah-mudahan PAD tidak ada lagi yang bocor,” kata Budoyo pada kegiatan sosialisasi Perda Nomor 2 tahun 2011 dan Perbup nomor 98 tahun 2017 di Kantor Bupati, Kamis (1/2).

Untuk mencegah kebocoran PAD, Budoyo menekankan agar setiap pembayaran pajak melalui Bank.

“Jadi bapak ibu bayarnya lewat Bank. Tidak lagi berhubung dengan pegawai,” terang Budoyo.

Edi Budoyo menekankan, PAD yang diperoleh Pemkab Manokwari bersumber dari pajak yang dibayar masyarakat dan akan kembali kepada masyarakat melalui pembangunan.

Untuk itu, Budoyo mengajak masyarakat di Kabupaten Manokwari taat membayar pajak.

“Pada prinsipnya pajak yang akan dikenakan ke masyarakat tidak membebani masyarakat. Pajak yang dibayarkan membantu Pemkab Manokwari dalam pembangunan yang juga untuk masyarakat,” tandas Budoyo. [SDR-R3]