Pasific Pos.com
Papua Barat

Anggota DPD-RI dan GSBI Papua Barat Bahas Upah

Manokwari, TP – Anggota DPD-RI perwakilan Papua Barat, Mervin I.S. Komber berdialog bersama DPD Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Provinsi Papua Barat di Manokwari, Jumat (23/2).

Sosialisasi dan dialog berlangsung di Kantor Perwakilan DPD-RI Papua Barat di Manokwari mengusung tema ‘Quo Vadis Upah Tenaga Kerja di Papua Barat’.

Anggota DPD-RI perwakilan Papua Barat, Mervin I.S. Komber mengatakan, setiap dirinya mengadakan reses, selalu melakukan diskusi dengan topik yang berbeda.

“Di tahun sebelumnya, saya menggelar diskusi dengan teman-teman di LNG Tangguh, Bintuni. Kali ini, saya melakukan diskusi dengan teman-teman DPD GSBI Papua Barat. Intinya, kami mau menggali lebih dalam Upah Minimum Provinsi (UMP) Papua Barat, apakah sesuai kebutuhan buruh di Papua Barat,” kata Komber kepada para wartawan, kemarin.

Dia mengklaim sudah memiliki kesepahaman dengan para buruh melalui DPD GSBI. Ke depan, Komber mengatakan, DPD-RI perwakilan Papua Barat bersama DPD GSBI akan melihat apakah UMP Papua Barat sesuai atau tidak.

“Ini adalah diskusi awal, nanti kita akan membuat diskusi lagi yang berbicara tentang angka-angka, apakah angka ini mencukupi kebutuhan hidup buruh di Papua Barat. Buruh ini luas, bukan sebatas mereka yang bekerja di perusahaan, tetapi di sektor mana pun yang memberikan gaji kepada seorang karyawan itulah dia buruh,” ungkap Komber.

Dia mengimbau buruh di Papua Barat bisa bergabung dalam organisasi-organisasi, terutama organ-organ buruh di wilayahnya.

“Ya, kalau belum ada di lingkungan kerjanya bisa berkomunikasi dengan teman-teman organ buruh di luar. Mengapa, karena persoalan upah hanya buruh yang bisa menyelesaikannya, karena dia yang tahu berapa besar upah yang cocok sesuai kebutuhan hidupnya,” terang Komber.

Ditambahkannya, ia sudah membuat MoU dengan DPD GSBI Papua Barat, maka pertemuan berikutnya akan melihat angka yang harus disesuaikan dengan kondisi biaya hidup di Papua Barat yang tinggi. Dia menilai, Gubernur Papua Barat sudah welcome terhadap pembicaraan awal UMP Papua Barat, sedangkan pemerintah ini ada di tengah jalan.

“Jadi, pada saat pembahasan UMP, Pak Gubernur dilantik. Saya harap ke depan kita bisa bersama-sama dengan Gubernur melihat angka-angka. Saya yakin gubernur akan melihat dengan sungguh-sungguh kebutuhan masyarakat Papua Barat, terutama buruh, karena beliau adalah bapak bagi buruh di Papua Barat,” tukas Komber. [FSM-R1]