Pasific Pos.com
Papua Selatan

Anak Muda Merauke Diimbau Kembangkan Bakat

MERAUKE,ARAFURA,-Penyanyi berbakat asal Kota Rusa, Ifa Kiang menghimbau kepada anak-anak muda Merauke yang memiliki kemampuan dan potensi lebih dalam dirinya untuk tidak segan-segan mengembangkan sehingga mampu memberikan sebuah karya yang positif. Jangan pernah berhenti apalagi malu untuk berkarya namun sebaliknya harus berani mencoba. “Sebab jika kita memiliki potensi dan bakat tetapi tidak diimplementasikan maka kapan kita akan maju? Namun perlu diingat bahwa pengembangan bakat butuh proses yang panjang karena keberhasilan seseorang tetap melalui proses,”jelas Ifa kepada ARAFURA News di butiknya Kamis lalu.

Menurut wanita berhijab ini, potensi harus selalu diasah, terus berjuang serta tidak pernah berhenti mencoba. Sebab jika terus mencoba maka potensi yang ada di dalam diri selain makin terasah, kita juga akan mengetahui di mana letak kelebihan maupun kekurangan kita. Ia sendiri pernah melalui proses tersebut hingga kini berhasil menelurkan dua buah album, yakni album religi dan lagu percintaan dengan latar belakang daerah timur Indonesia. Oleh sebab itu apa yang sudah ia raih saat ini diharapkan dapat memotivasi anak-anak muda lainnya untuk berkreativitas menghasikan karya yang sifatnya tentu akan abadi. Apalagi di zaman seperti sekarang ini, untuk mengeksplore bakat sangat mudah dengan tersedianya fasilitas yang sarat teknologi seperti media sosial. Jadi kita bebas berekspresi di bidang apa saja sepanjang positif dan bisa diterima banyak orang.

Ifa yang juga dikenal sebagai pebisnis dan aktif di berbagai organisasi ini memang memiliki kesibukannya yang cukup padat. Namun begitu, jika ada waktu luang Ifa tetap berupaya untuk melakukan hal-hal positif. Salah satunya dengan mengembangkan bakatnya di bidang menyanyi dan terus berkarya. Adapun album kedua yang sudah ia luncurkan berjumlah 1.000 keping dan sudah dipasarkan di sejumlah toko kaset baik yang ada di Kabupaten Merauke maupun di Ambon. Lagu-lagu yang terdapat dalam albumnya mengusung genre yang berbeda-beda karena Ifa juga menyesuaikan dengan selera masyarakat antara lain pop slow, dangdut melayu dan dangdut klasik. Jadi dikompilasikan dari berbagai genre yang dapat diperoleh dalam satu paket album.

Khusus untuk album religinya beberapa tahun lalu, 100% syuting video klip hingga proses rekaman berlangsung di Merauke. Hampir semua spot wisata di Merauke sudah pernah ia tampilkan dalam albumnya sehingga pada album yang bersifat umum kali ini Ifa harus memutar otak untuk dapat menemukan icon-icon terbaru dari Merauke. Selain itu tetap mengandalkan kemajuan teknologi yang sudah ada sehingga hasil video klipnya benar-benar bagus.
Ia mengakui konsumen untuk kaset DVD memang sudah mulai berkurang sehingga ia tidak mencetak album dalam jumlah banyak. Namun promosi juga gencar dilakukan lewat You Tube dan media sosial lainnya karena pengguna media sosial yang dinilai sudah semakin banyak.