Sidang SLB GPI Papua Fokus Pada Dua Agenda Besar 

MERAUKE– Sidang Sinode Luar Biasa (SLB) GPI Papua Tahun 2026 dan Rapat-Rapat Kerja Komisi Pelayanan Wadah-Wadah Kategorial GPI Papua resmi dibuka di Klasis GPI Papua Kafalakbob Merauke Papua Selatan pada 7 November 2026. Kegiatan berlangsung sejak 7–10 November 2026 dengan tema “Kobarkan Karunia Allah Yang Ada Padamu”.

 

Pembukaan dihadiri peserta dari 24 Klasis se-GPI Papua, terdiri atas 227 peserta biasa dan 107 peserta Rapat Kerja Komisi Pelayanan Wadah-Wadah Kategorial. Ketua Panitia Pelaksana, Jonter Hutapea menyampaikan terima kasih kepada MPS GPI Papua yang telah mempercayakan kegiatan akbar ini kepada Klasis GPI Papua Kafalakbob, khususnya Jemaat GPI Papua Pniel Kuper sebagai tuan rumah.

 

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dana yang diberikan pemerintah sebesar Rp100.000.000, Kantor Perwakilan GPI Papua Wilayah Papua Selatan Rp50.000.000, sumbangan kelembagaan Klasis-Klasis se-GPI Papua Rp42.000.000 serta kontribusi panitia melalui pencarian dana Rp102.000.000.

 

Ketua Majelis Pekerja Sinode (MPS) GPI Papua Pdt. Donald Salima, SE.,S.Th,MM menegaskan bahwa urgensitas SLB GPI Papua 2026 dilandasi dua hal. Pertama, kerja tim Sinkronisasi yang menyinkronkan semua keputusan tata gereja pada 2022. Kedua, sistem keuangan gereja yang tidak bisa lagi dipertahankan yaitu sistem sentralisasi yang harus mendapatkan pengesahan perubahan di Sidang Sinode Luar Biasa menjadi sistem keuangan persentase.

 

“Dari dua hal ini kita coba berusaha untuk melakukan Sidang Sinode Luar Biasa. Mari kita duduk dan melihat secara bersama, membicarakan, memutuskan secara bersama-sama kedua hal tersebut. Ia juga berterima kasih kepada seluruh penyelenggara pelayanan dan mitra-mitra GPI Papua yang telah memberikan dukungan bagi penyelenggaraan tugas-tugas GPI Papua di Tanah Papua.

 

Secara khusus, ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah provinsi di enam provinsi, pemerintah kabupaten di enam provinsi serta pemerintah di tingkat distrik dan kampung. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada TNI dan Polri atas kerja bersama dengan lembaga GPI Papua, baik untuk kenyamanan maupun keamanan tugas pelayanan, termasuk di wilayah yang kondisi keamanannya tidak kondusif.

 

Seremoni pembukaan turut dihadiri perwakilan unsur MUSPIDA, Pemprov, Pemda, Kementerian Agama, mitra Perbankan dan perwakilan Kodam XXIV/Mandala Trikora. (Iis)

Related posts

Lepas Jamaah Calon Haji, Bupati Titip Pesan Ini

Bams

Gelar Customer Gathering di Nabire,Kenalkan Produk AT-High Honda kepada Konsumen

Fani

Lanny-Nduga Sepakat Damai. Ciptakan Suasana Aman Dan Nyaman Di Papua Pegunungan

Fani

NUS – YAN: Tolikara Harus Maju di Semua Bidang

Bams

Polri Dekatkan Diri dengan Warga Lanny Jaya

Fani

Jenazah Karyawan Freeport Korban Penembakan Dipulangkan ke Bandung

Fani

Leave a Comment