Ketika UMKM Semakin Mendapatkan Tempat, Turut Dilibatkan Pada Tournament Domino ORADO Di Merauke
MERAUKE-Halaman di sekitar aula Kodim 1707/Merauke yang menjadi tempat pelaksanaan Open Tournament Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI juga turut dimeriahkan dengan kehadiran pelaku UMKM yang menjual berbagai produk, baik kerajinan tangan maupun kuliner. Para pelaku UMKM ini ditempatkan secara khusus pada sebuah area dan diberikan kesempatan untuk berjualan selama pertandingan berlangsung yakni tanggal 27 dan 28 September 2026.
Hal ini menunjukkan bahwa perhatian dan kepedulian terhadap perkembangan UMKM semakin besar sehingga kerap dilibatkan pada berbagai momen. UMKM lokal semakin mendapatkan tempat, seiring dengan semakin bergeliatnya sektor ekonomi daerah yang diharapkan semakin maju dan berkembang.
Ria Jayanti, Owner Ria Puding and Cake merasa senang karena dapat terlibat pada hajatan besar yang digelar dalam rangka memperingati HUT TNI ke-81 itu. Ria bersama sejumlah pelaku UMKM di Merauke hadir dengan berbagai produk yang dapat dibeli oleh peserta pertandingan maupun penonton.
Sejak pagi ia dan produk dagangannya sudah stand by dan mulai diserbu pembeli. Ada cake, puding, dessert dan kue-kue lezat yang hasil olahan tangannya sendiri. “Happy banget saya bisa ikut berjualan di sini. Tentunya menjadi peluang bagus untuk melariskan produk saya. Terima kasih buat panitia yang telah melibatkan kami di tournament bergengsi ini, ” terang Ria kepada Pasific Pos, Minggu (27/9).
Lebih lanjut ia mengungkapkan, keikutsertaan dirinya sebagai pelaku UMKM pada event olahraga seperti ini baru pertama kali sehingga ia benar-benar mempersiapkan produknya dengan semaksimal mungkin. Ria berharap produknya semakin dikenal, disukai dan laris manis diborong pembeli.
Hal senada diungkapkan Owner Nasi Emak AA, Nia Anggraeni yang kebetulan mendapat stan di samping Ria. Bersama-sama mengais rezeki di momen tournament, ia berharap dagangannya terjual habis dan diminati pembeli. Kali ini ia menjual nasi ayam geprek, ayam lalapan, ayam betutu dan aneka cemilan berupa kue susu dan rujak serut.
“Saya mulai masak dari jam 3 pagi, harus cepat-cepat bangun mempersiapkan semuanya agar tidak kesiangan. Pasalnya jam 7.30 WIT saya sudah harus tiba di lokasi, “ungkap Nia. Ia tidak henti-hentinya bersyukur karena untuk kesekian kalinya bisa dilibatkan dalam event penting bersama rekan-rekannya sesama pelaku UMKM Kabupaten Merauke. (iis)
