Jadi Mitra Strategis Pemerintah, Warga IKT Diminta Optimis

MERAUKE –Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze menegaskan warga Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Merauke merupakan salah satu mitra strategis Pemerintah Kabupaten Merauke dalam mendukung pembangunan daerah. Ia berharap seluruh warga IKT Merauke terus optimis dan mengambil manfaat dari berbagai dinamika pembangunan yang berlangsung di Kabupaten Merauke.

 

“Kita sebagai warga Merauke terus optimis, berharap itu bisa terjadi di Kabupaten Merauke dan kita bisa mengambil manfaat dari dinamika pembangunan yang terjadi di kabupaten ini” ujarnya pada pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) III IKT Kabupaten Merauke di kediaman Ketua IKT Provinsi Papua Selatan, Yansen Banny, Selasa (25/8).

 

Menurut bupati, warga IKT telah banyak memberikan kontribusi bagi pembangunan Merauke melalui berbagai bidang, baik sektor formal maupun informal. Warga IKT adalah salah satu mitra strategis pemerintah Kabupaten Merauke karena banyak mengabdikan diri di Kabupaten Merauke, baik di sektor formal, informal dan lain sebagainya.

 

Ia menilai keberadaan warga Toraja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Merauke secara keseluruhan. Karena itu, pembangunan daerah tidak boleh lagi dibangun dengan sekat-sekat kelompok. “Sekarang memang tidak ada istilah saya-kamu. Yang ada adalah harusnya kita membangun Merauke. Kita itu siapa? Kita itu termasuk IKT di dalamnya,” tegasnya.

 

Ia juga mengajak keluarga besar IKT untuk terus menjaga kekompakan, adat istiadat, serta nilai-nilai warisan leluhur dari tanah Toraja, sekaligus membangun kebersamaan dengan seluruh masyarakat di Kabupaten Merauke. Menurutnya, semangat kekeluargaan tersebut harus terus dipelihara, bukan hanya di internal warga Toraja, tetapi juga dalam kehidupan bersama sebagai sesama warga Kabupaten Merauke.

 

Pada kesempatan tersebut, Yoseph menyampaikan pesan kepada 6 kandidat yang akan berkompetisi dalam pemilihan Ketua IKT Kabupaten Merauke. Ia meminta seluruh kandidat menjadikan berbagai masukan dan pengalaman yang telah disampaikan para senior, termasuk Ketua Umum Ikatan Keluarga Toraja Provinsi Papua Selatan, sebagai bahan untuk membangun organisasi ke depan.

 

Siapapun yang nantinya terpilih dapat mengelola organisasi dengan lebih baik serta menjaga potensi besar dan kekompakan warga Toraja di Merauke. Kekompakan tersebut perlu terus diperkuat dengan kepemimpinan baru yang berlandaskan semangat kekeluargaan serta komitmen menjaga nilai-nilai yang diwariskan para leluhur.

 

“Hadirnya kepemimpinan yang baru harus dilandasi dengan semangat kekeluargaan, bagaimana menjaga nilai-nilai yang diwariskan oleh orang tua kita, para leluhur, baik yang ada di tanah Toraja maupun yang ada di Kabupaten Merauke. Ini penting bagi kita semua,” tuturnya.

 

Ketua IKT Provinsi Papua Selatan, Yansen Banny mengajak seluruh peserta untuk memberikan kepercayaan dengan hati yang jernih dan memilih dengan melihat integritas serta kemampuan memimpin serta ketulusan melayani. Pemimpin yang dipilih harus mempunyai komitmen membangun IKT dan tidak semata-mata hanya mampu berbicara di hadapan warga tetapi juga siap hadir saat warga membutuhkan. IKT jangan hanya menjadi tempat berkumpul tetapi menjadi rumah bersama untuk saling membantu.

 

Pada kesempatan yang sama, Ketua IKT Kabupaten Merauke Dr. Adrianus, MP mengungkapkan, Musda tidak sekedar menjadi forum untuk memilih dan menetapkan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi momentum evaluasi, penyampaian aspirasi, penyusunan program kerja serta menentukan arah perjalanan organisasi ke depan.

 

Selama periode kepengurusan 2021–2026 terdapat berbagai keberhasilan yang patut disyukuri, namun masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Dalam perjalanan kepengurusan periode tersebut, terjadi beberapa kali pergantian pengurus, salah satunya setelah Wakil Ketua I, almarhum Bertrandus Rian Tongo Sabargata, SH., meninggal dunia. Kekosongan posisi tersebut kemudian diisi melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW).

 

“Saat itu saya ditunjuk menjadi atau menggantikan Wakil Ketua I Ikate Kabupaten Merauke periode 2022 sampai 2026,” ujarnya. Selama masa kepemimpinan tersebut, dirinya berupaya memikirkan program yang dapat memberikan manfaat bagi organisasi dan masyarakat Toraja di Merauke. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah melanjutkan pembangunan tongkonan yang hingga kini belum sepenuhnya rampung.

 

Sementara itu Yudi Sulo Sampe selaku ketua panitia menjelaskan, tujuan Musda salah satunya adalah evaluasi sekaligus pertanggung jawaban pengurus serta pemilihan Ketua Umum IKT Kabupaten Merauke periode 2026-2031 yang akan dilaksanakan 26 September 2026. Pemilihan terhadap 6 kandidat calon akan dilakukan secara langsung oleh seluruh warga IKT Merauke. (Iis)

Related posts

Kepedulian Fauzun Nihayah, Bangun Rumah Singgah Untuk Anak-Anak Putus Sekolah

Bams

Penguatan Kelembagaan Dan Kemitraan Petani Sawit Digelar Di Papua Selatan

Bams

Paslon Bupati Tolikara Willem Wandik – Yotam Wonda Ikuti Tes Kejiwaan di RSJ Abepura

Bams

Sekda Ferdinandus Dorong UMKM OAP Berinovasi

Bams

Bentuk Kepedulian, Satgas Yonif 122/TS Renovasi Rumah Warga Di Batas Papua

Fani

Bertemu Petani Sayur, Ini Tujuan Nova Gebze

Bams

Leave a Comment