Banteng Papua Raya Raih Juara III Soekarno Cup 2026 ‎

JAYAPURA, – Tim sepak bola Banteng Papua Raya berhasil meraih peringkat ketiga pada turnamen sepak bola usia muda U-17 Soekarno Cup 2026.

‎Banteng Papua Raya memastikan posisi tersebut setelah mengalahkan tuan rumah Banteng Jawa Timur 3-1 dalam laga perebutan juara ketiga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Senin (24/8) sore.

‎Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano, mengaku bersyukur atas pencapaian anak asuh Thomas Madhar tersebut.

‎ Menurutnya, keberhasilan meraih juara ketiga menjadi jawaban atas kegagalan Banteng Papua Raya melaju ke partai final.

‎“Dari 16 tim, kita ini pendatang baru di Soekarno Cup ke-3 di Surabaya. Kita bersyukur karena di semifinal ada tim-tim hebat seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali. Kita pendatang baru, tetapi bisa masuk semifinal dan menjadi juara tiga,” ujar BTM, sapaan akrab Benhur Tomi Mano.

‎Ia menyebut, pencapaian tersebut merupakan sejarah tersendiri bagi tim Papua Raya karena menjadi gelar pertama yang diraih sejak tampil untuk pertama kalinya pada turnamen Soekarno Cup U-17.

‎BTM mengatakan, keberhasilan itu tidak terlepas dari dukungan dan doa masyarakat Papua Raya, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Barat hingga Papua Barat Daya.

‎“Keberhasilan ini tidak lepas dari doa orang tua dan masyarakat di Papua, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Barat hingga Papua Barat Daya,” katanya.

‎Menurut BTM, perjuangan Banteng Papua Raya tidak mudah. Faktor fisik dan waktu istirahat menjadi salah satu tantangan yang dihadapi tim, terutama ketika berhadapan dengan Banteng Jawa Barat pada semifinal.

‎Saat itu, tim Papua Raya hanya memiliki waktu istirahat satu hari sebelum kembali bertanding, sementara lawan memiliki waktu pemulihan yang lebih panjang. Kondisi tersebut turut memengaruhi performa tim hingga akhirnya kalah dengan skor 2-1.

‎Meski demikian, BTM menilai para pemain telah menunjukkan daya juang dan kualitas permainan yang luar biasa sepanjang turnamen.

‎“Anak-anak kita ini hebat. Teknik dan skill mereka bagus. Ke depannya, untuk dua tahun mendatang, kita berharap bisa merekrut kembali pemain-pemain muda usia di bawah 17 tahun yang potensial untuk bersiap menuju Soekarno Cup ke-4,” tambahnya.

‎Sebagai bentuk apresiasi, pengurus tim juga memastikan manajer telah menyiapkan bonus khusus bagi para pemain atas pencapaian tersebut.

‎BTM menilai turnamen Soekarno Cup memiliki peran penting sebagai wadah pembinaan sepak bola usia muda. Ajang tersebut diharapkan dapat terus memacu semangat generasi muda Papua sekaligus membuka peluang bagi talenta-talenta muda untuk dilirik klub profesional.

‎“Harapan kita anak-anak ini ke depan bisa dilirik klub-klub profesional, baik Liga 1, Liga 2, EPA maupun Persipura Jayapura,” pungkasnya.

‎Sementara itu, kepastian mengenai tuan rumah Soekarno Cup berikutnya masih menunggu hasil pertandingan final antara Jawa Barat dan Bali. Tim yang keluar sebagai juara utama akan menjadi tuan rumah pada gelaran selanjutnya.

Related posts

ARRC CBR Series Astra Honda Persembahkan Podium di 3 Kelas ARRC Mandalika

Fani

Ramadhipa Melesat, Cetak Sejarah Kibarkan Merah Putih di Portugal

Fani

Sejarah Baru buat NKRI, Dua Lulusan Astra Honda Racing School Melaju Ke Gelaran MotoGP 2026

Fani

Empat Laga PSBS di Boyong ke Stadion Lukas Enembe

Bams

Mensesneg: Timnas Indonesia Sudah Tunjukkan Hal Luar Biasa, Potensi Menuju Piala Dunia Berikutnya

Bams

Kejuaraan Menembak Kapolda Cup Resmi Ditutup, Perbakin Papua Kantongi Bibit Atlet Baru

Bams

Leave a Comment