Pasca Kebakaran SPBU Mini Merauke, Pertamina Dan Pihak Berwajib Lakukan Investigasi
MERAUKE – Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku terus melakukan pengecekan penyebab terjadinya api di SPBU Mini di Merauke pada Sabtu lalu. Dugaan sementara awal, percikan api terjadi pada saat mobil melakukan pengisian Pertalite di salah satu pompa atau dispenser SPBU Mini 85.996.03.
“Berdasarkan investigasi awal, percikan api diduga berasal dari kendaraan yang sedang mengisi Pertalite. Saat terjadi, petugas SPBU langsung melakukan upaya pemadaman dengan APAR dan APAB, lalu kemudian pemadaman dibantu oleh Pemadam Kebakaran Merauke dan Water Cannon dari Satuan Brimob,” jelas Pjs. Area Manager Communication Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, Senin (19/1).
Adapun saat api telah padam, ditemukan di dalam kendaraan yang diduga sumber percikan api beberapa jeriken yang telah meleleh. Temuan ini selanjutnya akan diperiksa lebih lanjut baik oleh Pertamina Patra Niaga maupun pihak berwajib yang terkait. Dalam proses investigasi ini, operasional SPBU Mini 85.996.03 sementara dihentikan sampai sarana dan fasilitas yang terdampak dinyatakan aman dan layak beroperasi kembali.
“Demi keamanan dan proses investigasi, operasional SPBU Mini dihentikan sementara. Masyarakat tidak perlu khawatir, terdapat 2 (dua) alternatif SPBU terdekat dari SPBU mini tersebut, yakni SPBU Reguler 84.996.01 dengan jarak 2 km dan SPBU Reguler 84.99602 dengan jarak 3,5 km, untuk stok di kedua SPBU ini kondisi baik, dan kami terus monitor agar mencukupi kebutuhan masyarakat,” tukas Bramantyo.(Iis)
