Inilah Empat Permasalahan Pendidikan Papua 2024

JAYAPURA – Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Papua, Christian Sohilait memastikan bakal fokus menuntaskan empat permasalahan pendidikan Papua tahun 2024.

Empat permasalahan itu, yakni IPM Papua yang masih di bawah 70 persen. Angka buta huruf Papua sebesar 19 persen yang jauh dibawah angka nasional (1 persen). Kemudian, 300 lebih sekolah yang belum terakreditasi serta 2 persen dari 2.800 lembaga pendidikan (SD – SMA) di Papua yang belum memiliki gedung.

“Karena itu untuk 2024, 4 permasalahan besar ini harus kita selesaikan. Dimana data pendidikan menunjukkan kita sedikit buruk. IPM kita masih dibawah 70 persen. Angka buta huruf tinggi. Ada 300 lebih sekolah yang belum terakreditasi, TK sampai SMA. Ada sekitar 2800 sekolah di Papua SD-SMA yang tidak punya gedung. Ini mesti kita selesaikan,” tegas Sohilait kepada wartawan usai menggelar syukuran dan lepas sambut 2023-2024, Jumat (12/11/2024).

Acara diawali ibadah bersama di Halaman Kantor DPPAD Papua, Dok IX, Kota Jayapura. Turut hadir sejumlah kepala OPD di lingkungan pemerintah provinsi.

Ia menjelaskan, sejumlah permasalahan tersebut muncul dikarenakan “energi” DPPAD Papua pada 2023 lalu, habis untuk menyelesaikan persoalan diluar tugas dan pokok instansi tersebut. Seperti menuntaskan penyerahan guru maupun, tenaga pendidikan serta ratusan aset ke kabupaten dan kota, akibat imbas dari pembentukan daerah otonom baru (DOB).

Dilain pihak, terjadi penurunan dana yang sangat drastis di DPPAD Papua, sehingga penanganan bidang pendidikan di Bumi Cenderawasih menjadi kurang efektif. “Dengan dana minim pula, ada energi besar yang dibebankan kepada DPPAD Papua. Seperti penanganan dana BOS, akreditasi guru dan kepala sekolah serta hal lainnya yang belum bisa dilakukan provinsi baru. Intinya kemarin kita sibuk urus semua hal berkaitan dengan DOB, kedua kita tidak bisa bersekperimen dan berekspresi karena anggaran menurun drastis, kini saya ajak semua staf untuk mari kita fokus benahi semua persamasalahan ini,” ajaknya.

Related posts

8.768 Keluarga di Jayapura Terima Bantuan Beras dari Bulog untuk Juni–Juli 2025

Fani

Pilkada Sarmi: Cawabup Mustafa Muzakkar Angkat Bicara Soal Tujuan Gugatan ke MK

Jems

Forum Lalu Lintas Kota Jayapura Soroti Pengendara Tidak Tertib di Jalan Raya

Fani

4 Pemda di Papua Lindungi Warganya dengan Program BPJS Ketenagakerjaan

Fani

Kontraktor Lokal Siap Dukung Paslon Nomor Urut 02 Menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sarmi

Jems

Pdt. Ronaldi Waromin: Insiden Kekerasan KKB di Yahukimo, Pukulan Berat Bagi Gereja-Gereja di Papua

Bams

Leave a Comment