Pasific Pos.com
Headline

612 Warga Tembagapura Dievakuasi Ke Timika

612 Warga Tembagapura Dievakuasi Ke Timika
612 warga dari kampung Banti, Opitawak dan Kimbeli, Minggu (8/3) dievakuasi oleh pihak keamanan, ini merupakan evakuasi ketiga, setelah hari Jumat lalu dilakukan evakuasi sebanyak 2 kali ke gereja Kingmi Rehobot Mile 32.

Timika, – 612 warga Tembagapura dari kampung Banti, Opitawak dan Kimbeli, Minggu (8/3) dievakuasi oleh pihak keamanan, ini merupakan evakuasi ketiga, setelah hari Jumat lalu dilakukan evakuasi sebanyak 2 kali ke gereja Kingmi Rehobot Mile 32.

Warga kampung Banti, Opitawak dan Kimbeli yang dievakuasi terdiri dari 518 orang dewasa dan sebanyak 94 anak-anak yang berasal dari kampung Banti dan Kimbeli. Mereka diangkut menggunakan 13 bus karyawan PT Freeport Indonesia dari titik kumpul di halaman depan Bukit Barat Office (Banti Gate) Tembagapura menuju Gereja Kingmi Rehobot Mile 32.

Nantinya, warga-warga tersebut di antar ke kerabat mereka yang berada di dalam kota, Utikini, Jayanti SP12, SP9, SP 7, SP6, SP2, Kwamki Narama menggunakan 9 unit bis milik Pemkab Mimika disiagakan untuk mengantar warga ke beberapa lokasi dengan pengawalan pihak keamanan.

Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw mengatakan, kejadian yang terjadi di wilayah tembagapura karena ada gangguan dari KKB.

“Mari kita berdoa untuk hilangkan awan-awan yang ada diantara kita semua,” kata Kapolda di halaman Gereja Kingmi Rehobot, Minggu (8/3).

Pihak TNI Polri meminta dukungan dari masyarakat melalui doa agar persoalan KKB bisa segera diatasi, situasi kembali kondusif dan masyarakat bisa kembali ke kampung masing-masing.

“Masyarakat sudah tiba disini dengan selamat, dan mulai dari hari ini kedepannya kita terus angkat hati, keinginan, dan harapan kita untuk Tuhan,” jelasnya.

Aksi teror yang terjadi, biarlah dihadapi oleh pihak keamanan yang akan berhadapan langsung dengan KKB.

“Sehingga apa yang mengganggu kita ini pergi, dan kalau ada satu atau dua orang yang masih mengganggu kita, biarlah serahkan kepada kami (TNI Polri),” ungkapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob, S. Sos. MM mengucapkan terima kasih karena warga yang dievakuasi ke Timika dalam kondisi baik. Kendati demikian, dirinya berpesan agar tetap menjaga kesehatan sampai kembali ke Tembagapura apabila situasi sudah membaik.

“Bapak ibu sudah tiba disini dengan selamat, namun selama disini harus tetap kaga kesehatan, kami semua hadir disini dan senang bisa menyambut masyarakat dengan baik,” kata Wabup. (Ricky)

Artikel Terkait

Pos Brimob Satgas Amole Ditembaki OTK

Pieter

Riza Pratama : Kami Sangat Berduka Atas Meninggalnya Rekan Kerja

Fani

Jenazah WNA Korban Penembakan Di Timika Diterbangkan Ke Selandia Baru

Fani

KSB Lakukan Penembakan Untuk Pengakuan Eksistensi

Fani

Jhon Rettob: Dua Orang di Timika Positif Covid 19, Masyarakat Jangan Panik

Pieter

KSB Beraksi, Satu Karyawan PTFI Tewas

Fani

TNI Berhasil Pukul Mundur dan Kuasai Markas KSB Di Oksibil

Fani

Harga Telur di Mimika Melonjak, Dinas Peternakan Dirikan Posko Telur

Fani

167 Dokter dan 2000 Perawat Di Mimika Siap Perangi Covid-19

Fani