Pasific Pos.com
Papua Selatan

2019, Alokasi ‘Kursi’ Tidak Bertambah

MERAUKE,ARAFURA,- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Merauke, Antonius Kaize memastikan bahwa jumlah atau alokasi kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke tidak akan mengalami penambahan pada Pemilu Legislatif (Pileg) Tahun 2019 mendatang. Ini terjadi, karena sesuai data jumlah penduduk Kabupaten Merauke tidak lebih dari tiga ratus ribu jiwa.

Menurut Anton, setelah KPU pada Tanggal 19 Desember 2017, batas akhir penerimaan data penduduk dari pemerintah jumlah pemilih atau jumlah penduduk Kabupaten Merauke tidak lebih dari 300 ribu. Bahkan, sesuai surat keputusan yang diterima dari KPU jumlah penduduk Kabupaten Merauke hanya sebanyak 221.886 jiwa.

Karena jumlah penduduk tidak melebihi dari 300 ribu, kata Anton, maka sesuai undang-undang tidak bisa dilakukan penambahan kursi di DPRD Kabupaten Merauke. Dengan demikian, jumlah kursi di DPRD Kabupaten Merauke tetap berjumlah sebanyak 30 kursi.

“Dalam konteks ini, KPU hanya menggunakan data. (Sementara) data itu diproses oleh pihak pemerintah. Itulah data yang kita terima, dan sebagai rujukan hukum,”tegas Anton di sela-sela rapat konsultasi publik penataan daerah pemiihan dan alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten Merauke Pemilu Tahun 2019 di Aula Hotel Itece, Selasa (16/1).

Kendati tidak terjadi penambahan alokasi kursi, lanjut Anton, dalam Pemilu 2019 mendatang di Kabupaten Merauke perlu dilakukan penataan daerah pemilihan. Disamping karena terjadi pemekaran dan pembentukan sejumlah kampung dan kelurahan baru di wilayah, juga telah terjadi pergeseran dan pertambahan penduduk. Akibat dari itu, ada satu distrik di Kabupaten Merauke yang harus ‘dipecah’ menjadi dua daerah pemilihan.