Pasific Pos.com
Papua Barat

2018, Target Dinkes Manokwari Eliminasi Penyakit Kusta dan Frambusia

Manokwari, TP – Dinkes mengadakan sosialisasi dan pelatihan singkat tentang intensifikasi penemuan kasus Kusta dan Frambusia melalui kampanye eliminasi Kusta dan eradikasi frambusia tahun 2018, Rabu (7/3).

Kegiatan ini bermaksud untuk mencapai target dineks Manokwari dalam mengeliminasi penyakit kusta dan frambusia di tahun 2018.

Kegiatan melibatkan para kepala distrik dan kepala puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari dengan narasumber dari Subdit Kusta dan Frambusia Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Sekretaris Dinkes Manokwari, dr Firman mengatakan, pelaksanaan kegiatan dilatar belakangi oleh adanya kasus Kusta baru yang terlaporkan di tahun 2017 dengan jumlah sebanyak 216 atau angka prevalensi mencapai 15,56 persen.

Kasus baru Multi Basiler (MB) 64 persen, kasus baru pada anak 36 persen dan cacat tingkat 2 sebanyak 3 persen. Tingginya proporsi kasus MB, Cacat tingkat 2, dan anak.

Firman mengatakan, dinas kesehatan melihat hal itu karena adanya keterlambatan dalam penemuan dan tata laksana kasus.

Sehingga melalui kegiatan ini, pihaknya sangat berharap dapat meningkatkan komitmen politik, kebijakan dan dukungan dana dari pemerintah daerah serta kerjasama lintas sektor serta meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian kusta dan frambusia.

Sekda Kabupaten Manokwari F.M. Lalenoh sangat berharap, pengobatan penyakit Kusta dan Frambrusia di Manokwari bisa dilakukan sampai tuntas.

Sebab, penyakit kusta dan frambusia harus ditangani secara serius. Jika tidak, penyakit tersebut dapat mempengaruhi kehidupan secara ekonomi dan juga sosial, karena munculnya stigma dan diskriminasi dalam kehidupan bermasyarakat bagi penderita dan keluarganya.

“Di Kabupaten Manokwari masih terdapat kedua penyakit tersebut, untuk itu Pemerintah Kabupaten Manokwari mengapresiasi gagasan dan upaya yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan dan jajarannya yang ada di 9 Provinsi di Indonesia dimana angka penyebaran kasus penyakit kusta masih lebih dari 1 kasus dalam 10.000 penduduk,” jelas Lalenoh.

Menurutnya, upaya yang dilakukan Kemenkes sudah sejalan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati sehingga Pemkab Manokwari sangat meresponnya.[SDR-R3]