Pasific Pos.com
Headline

2 Hari Hanyut di Sungai, Pendulang Emas Tewas

Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar (Pol) Patrige Renwarin

Jayapura,- Setelah dikabarkan hanyut di sungai Mile 32 sejak 2 hari lalu, seorang pendulang emas bernama La Ode Sarwin (31) warga Jalan Sosial, Timika akhir ditemukan tidak bernyawa di Mile 36, Senin (2/2) pukul 06.30 WIT.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Kombes (Pol) Patrige saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat pendulang emas di Mile 36 oleh dua orang teman korban bernama La Ode Abdul Salam aliuas Urek (33) dan La Irwan alias Nyong (31).
“Iya betul  bahwa ada penemuan mayat seorang pendulang bernama La Ode Sarwin di Mile 36. Korban langsung kita evakuasi untuk dibawa ke rumah duka,” kata Patrige, kepada wartawan di Mapolda Papua, Senin (2/2) siang.
Kasus ini, jelas Patrige, bermula Senin (27/1) lalu sekitar pukul 16.00 WIT, korban bersama teman-temannya memulai kerja sebagai pendulang. Selesai mendulang pada hari Sabtu (31/1) sekitar pukul 05.30 WIT di Mile 36, korban dan kedua rekannya melewati Mile 32, sekitar pukul 18.30 WIT.
Tanpa diduga, lanjut dia, air sungai yang akan dilewati tengah meninggi disertai arus deras sehingga korban dan kedua temannya saling menyelamatkan diri. Malang, korban hanyut terbawa arus dan tidak diketahui rimbanya.
“Kedua rekan korban sempat mencari korban namun tidak ketemu, hingga dua hari kemudian jasad korban ditemukan di Mile 36,” jelas Patrige.
Menyingkapi kejadian itu, Patrige menghimbau kepada warga yang melakukan aktivitas pendulangam di pinggir-pinggir kali untuk berhati-hati mengingat kondisi musim masih belum stabil. “Kalau hujan deras terjadi, kali dan sungai akan mengalir deras sehingga harus hati-hati,” imbaunya. (Syaiful)