Pasific Pos.com
Olahraga

12 Ruangan Bidang KONI Papua Diresmikan

Jayapura,- Sebanyak 12 ruangan baru bagi bidang-bidang kepengurusan KONI Provinsi Papua, Kamis (21/06/2018) diresmikan Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Papua diwakili Kepala Biro Umum Setda Papua Emi Enembe.

Peresmian ditandai ibadah syukur dan pengguntingan pita bersama oleh Sekertaris Umum KONI Papua Kenius Kogoya, sekaligus pelepasan 28 atlet terbaik dalam keikutsertaan pada Pelatihan Nasional (Pelatnas) jelang Asian Games 2018 Jakarta-Palembang pada 18 Agustus 2018 – 02 September 2018 mendatang, serta dihadiri Perwakilan Forkompimda Papua dan sejumlah pengurus provinsi (Pengprov) cabang olahraga dibawah naungan KONI Papua.

Karo Umum Setda Papua Emi Enembe mengharapkan dengan adanya ruangan baru bagi pengurus bidang-bidang di KONI Papua dapat terus berkomitmen, satukan visi misi dalam mempersiapkan atlet guna menyukseskan penyelenggaraan dan prestasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 di Papua.

“Semua pihak harus punya komitmen yang sama, apalagi KONI Papua sudah membuktikan semangatnya dalam merenovasi dan membangun ruangan bagi kelancaran pekerjaan yang akan dilakukan kedepan,” ujar Emi Enembe.

Dirinya mengaku, sebagai tuan rumah pemerintah Papua akan terus mendukung KONI Papua, apalagi KONI Papua menjadi ujung tombak dalam sukseskan prestasi atlet. Sehingga pemda tidak ragu dalam memberikan pekerjaan yang lebih besar lagi.

“PON ini merupakan program nasional, diharapkan KONI Papua membangun sinergi dengan pengprov cabor untuk siapkan atlet. Kita harus suksekan PON dengan prestasi yang dimililki, secepatnya juga harus dilakukan pembinaan prestasi bagi atlet, jangan sampai kita terlambat dalam pemusatan latihan,” tegasnya.

Sementara itu Sekertaris Umum KONI Papua Kenius Kogoya mengaku setelah dilantik 6 bulan lalu, selain KONI mempersiapkan atlet untuk berlaga di PON XX, pihaknya juga berbenah dengan menambah dan merenovasi ruangan untuk mempermudah kinerja para pengurus bidang-bidang.

“Kami di KONI dikejar oleh waktu yang sangat mepet dan singkat dalam siapkan atlet. Tujuan adanya ruangan bagi bidang-bidang untuk terus bekerja, berfikir guna mempersiapkan atlet Papua terbaik dan mampu meraih medali saat di PON 2020,” katanya.

Lanjut Kenius, bidang-bidang yang menggunakan ruangan baru tersebut dapat terus berkomitmen melangkah maju dengan apa yang dimiliki dengan tanggung jawab yang sudah diberikan. Apalagi 28 atlet Papua telah terpilih ikut serta persiapan Asian Games 2018.

“Kemarin tidak ada ruangan, tapi sudah ada jadi tidak ada alasan lagi untuk giat bekerja. Diharapkan semakin berbenah diri, mempersiapkan atlet jelang PON 2020. Kita bersyukur atlet Papua kita masih yang terbaik, sehingga bisa terpilih ikut Asian Games dan mereka tetap akan masuk pada tim kontingen Papua,”

Ditambahkan Kenius, berbagai persiapan terus dilakukan KONI Papua dalam menyiapkan atlet, namun terkendala biaya membuat hingga saat ini KONI Papua belum melakukan pemusatan latihan (TC) atlet.

“Pusatprov sudah terbentuk, tapi belum bisa bergerak karena dalam pembiayaan kami masih berkekurangan. Diharapkan pemda Papua dapat ikut mendukung mempersiapkan atlet, paling tidak tahun ini TC dapat dilakukan,” tutupnya.