Pertikaian di Sanoba, KPUD Nabire Beri Penjelasan

NABIRE – Komisi Pemilihan Umum KPU Kabupaten Nabire memastikan pelaksaan pencoblosan Pemilu tetap berjalan di wilayahnya, sesuai jadwal tanggal 14 Februari 2024.

Ketua KPUD Nabire Sarlota Nelcy Martha Wartanoy, SE menjelaskan kejadian saling serang antar dua kelompok masyarakat sekitar Pukul 09.00 lantaran Tempat Pemungutan Suara (TPS) 12 dipindahkan.

“Kami bersama Bawaslu, kepolisian dan Ibu Pj Gubernur Provinsi Papua Tengah langsung turun melakukan dialog dengan masyarakat dan kepala Suku Biak,”terangnya  Selasa (13/2/2024)

Ditegaskan Sarlota, Pemilu tetap berjalan sesuai jadwal dan tidak ada masalah. “Kami sudah bicara, hasil kesepakatan akan diselesaikan setelah Pemilihan umum. Situasi sudah kembali kondusif,”tukasnya.

Ditegaskannya lagi TPS akan tetap berada di tempat yang sudah ditetapkan KPU.

“Tidak ada perubahan, ditunda ataupun batal. TPS 12 tetap pada titik koordinat yang telah ditetapkan KPU. Masalah ini sudah dibicarakan. Hal – hal  lainnya sesuai hasil kesepakatan dengan masyarakat kampung Sanoba akan diselesaikan setelah pemilihan umum,”tambahnya.

Sementara untuk korban luka-luka sudah diantar ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis dan juga dilakukan visum.

Dirinya menghimbau agar tempat pemungutan suara TPS yang telah ditetapkan oleh KPU tidak dapat dan tidak boleh dipindahkan.

Ketua Bawaslu Nabire Gian Mario Kapisa mengatakan dari hasil koordinasi Tempat Pemungutan Suara yang ditetapkan KPU merupakan titik kordinat yang telah di SK pihak penyelenggara KPU.

Sedangkan pihak Bawaslu akan fokus, perketat pengawasan untuk ratusan orang yang menuntut, tapi tidak masuk di dalam DPT. “Mereka akan mendapatkan bagian jika ada ketersediaan surat suara sisa, yang akan masuk dalam daftar pemilih khusus. Itu  pun akan dilayani setelah Pukul 12:00 – Pukul 13:00,”tekannya.

Lanjutnya untuk daftar pemilih khusus (DPK) harus menunjukan KTP dan kartu keluarga KK. Agar bisa dipastikan bahwa mereka benar-benar warga masyarakat Kampung Sanoba.

Related posts

Di Momen Pengajian Akbar, Wakil Bupati Merauke Sampaikan Apresiasi Kepada Majelis Taklim

Bams

Soal CPNS dan P3K Kaimana, Dewan Adat Minta Semua Sabar dan Jaga Kamtibmas

Fani

Telkomsel Hadirkan Posko Internet Merah Putih di Merauke Layani Pelanggan Terdampak

Fani

Di Ancam Oleh Tim Lawan, Saksi BE-NA di Provinsi Pegunungan bersuara

Bams

Ferdinandus Kainakaimu Ingatkan Pentingnya Sinergitas Dalam Memperkuat Sistem Keuangan Daerah 

Bams

Suara Tembakan Kembali Mengusik Ketenangan Warga Puncak

Fani

Leave a Comment