Pasific Pos.com
Papua Barat

100 Mahasiswa STIH Manokwari Diwisuda

Manokwari, TP – Sebanyak 100 mahasiswa dan mahasiswi jurusan Hukum Perdata dan Hukum Pidana mengikuti Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana Hukum, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari Angkatan XXXII 2018, di Aston Niu Hotel Manokwari, Rabu (21/2).

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengatakan, 43 tahun perjalanan STIH Manokwari sudah menghasilkan banyak alumni yang berkiprah dan mengabdi terhadap bangsa dan negara dalam berbagai bidang pekerjaan atau profesi.

Untuk itu, Gubernur mengatakan, pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Papua Barat mengapresiasi usaha dan kerja keras STIH Manokwari dalam menciptakan manusia berkualitas.

“Harapan kita, ke depan STIH Manokwari semakin maju dan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat, memajukan pendidikan sesuai visi dan misi berdasarkan tri dharma perguruan tinggi,” ujar Mandacan.

Menurutnya, dalam sistem pendidikan tinggi di Indonesia, perguruan tinggi swasta (PTS) semakin sama statusnya dengan perguruan tinggi negeri (PTN) yang ada di daerah, salah satunya STIH Manokwari.

Untuk itu, ia meminta dengan kerja keras STIH Manokwari bisa terus menata dan memperbaiki komitmen diri guna meningkatkan kualitas di masa depan.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di jajaran Pemprov Papua Barat ini mengajak STIH supaya tidak melupakan jati dirinya sebagai rumah anak-anak bangsa untuk mengaktualisasikan nilai-nilai budaya lokal.

“Untuk itu, diperlukan kearifan meramu kurikulum yang mengadopsi konten budaya lokal agar STIH tetap eksis dan tidak ditinggalkan masyarakat yang sedang mengalami perubahan,” terang Gubernur.

Semnetara itu, Koordinator Kopertis Wilayah XIV Papua dan Papua Barat, DR. Suriel S. Mofu mengatakan, wisuda sebagai pertanda pemenuhan persyaratan akademik dalam meraih gelar sarjana.

“Gelar dan ijazah yang kalian peroleh dari STIH Manokwari bernilai sama dengan ijazah yang dikeluarkan perguruan tinggi negeri se-Indonesia,” tegas Mofu.

Menurutnya, perguruan tinggi yang bisa mewisudakan mahasiswa dan mahasiswinya merupakan perguruan tinggi yang sehat dan berkualitas.

Pada kesempatan itu, Mofu mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Papua Barat yang telah mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi di Papua Barat.

Dia berharap dukungan itu bisa terus diberikan terhadap PTS dan PTN, salah satunya melalui pemberian dana penuh untuk menunjang peningkatan dan pengembangan kualitas perguruan tinggi di Provinsi Papua Barat.

Ketua Yayasan STIH Manokwari, Petrus Makbon mengatakan, STIH Manokwari merupakan salah satu perguruan tinggi tertua di tanah Papua yang berdiri pada 1975.

Dikatakan Makbon, dalam perjalanannya, STIH Manokwari dihadapkan banyak tantangan, tetapi berkat kerja keras yang gigih, semua persoalan bisa dihadapi sampai hari ini.

“Kami akan terus menawarkan berbagai inovasi dan terus meretas ke masyarakat bersama para alumni untuk mendukung pembangunan manusia Papua Barat,” klaim Makbon.

Lanjut dia, STIH Manokwari dan para alumni juga bersedia mendukung program pembangunan yang dilakukan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat dalam mewujudkan visi misinya guna menciptakan Papua Barat yang aman, sejahtera, dan bermartabat.

Ia berharap, di tangan pemimpin yang baru, Provinsi Papua Barat terus maju dan berkembang menjadi lebih baik lagi dari pemerintahan yang sebelumnya.

Pada kesempatan itu, dirinya mengajak seluruh wisudawan dan wisudawati supaya terus berkomitmen dan berdedikasi dalam bidang atau profesi hukum yang ditekuni.

“Jangan mudah menyerah. Jadilah pribadi yang bekerja keras, karena orang yang mengukir jalannya akan sukses kelak. Kami percaya lewat wisuda ini, Anda dapat tampil sebagai generasi yang tangguh, terhormat, dan berguna bagi masyarakat,” pungkas Makbon. [BOM-R1]