Pasific Pos.com
Kota Jayapura

10 Hari Masa Karantina Wilayah, Portal Di Kompleks SMAN 4 Resmi Dibuka

Portal Kompleks SMAN 4 Dibuka
Pembukaan portal karantina di kompleks SMA 4 Entrop dilakukan langsung oleh Ketua tim Gugus Tugas Covid-19 kota Jayapura, H. Rustan Saru.

Jayapura, – Setelah 10 hari menjalankan masa karantina wilayah, Tim Gugus tugas covid-19 kota Jayapura hari ini Kamis (21/5) resmi membuka kembali kompleks SMU 4 Jayapura di Entrop.

Pembukaan portal karantina di kompleks SMA 4 Entrop dilakukan langsung oleh Ketua tim Gugus Tugas Covid-19 kota Jayapura, H. Rustan Saru.

Rustan Saru mengatakan pembukaan portal karantina kompleks SMA 4 E ini dilakukan karena semua warga di dalam kompleks SMU 4 Entrop telah menjalani proses rapid test.

“Kompleks SMU 4 Entrob hari ini resmi kita buka karena semua warga di sini sudah kita rapid, dan sudah kita bagikan tanda bebas covid, ada yang warna hijau dan biru, kalau hasil reaktif kita bagikan kartu warna kuning dan yang positif warna merah, “ujar Rustan Saru.

Dijelaskannya pula, bahwa selama 10 hari masa karantina pihaknya telah melakukan rapid tes kepada 1135 warga dan ditemukan 23 warga yang reaktif.

“ Disini sekarang sudah zona hijau ya.., karena semua sudah di rapid dan hasilnya luar biasa, hanya 23 orang yang reaktif atau hanya 2 persen dari jumlah yang kita rapid, Ini menandakan bahwa warga disini sudah cukup tertib dalam menjalankan protokol kesehatan, “ ujarnya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada warga yang sudah dengan tulus dan sabar serta iklas di karantina selama 10 hari, juga kepada para petugas keamanan yang dengan setia menjaga pintu masuk keluar selama masa karantina, “ tambahnya.

Sementara itu Rustan mengatakan untuk karantina di daerah Hamadi karena masih ada sekitar 20 persen warganya yang belum di rapid sehingga pihaknya belum membuka portal karantina.

“ Masih ada sekitar 20 persen warga yang belum di rapid di Hamadi, nanti kalau sudah di rapid semua pasti kita buka, hari ini saya sudah sampaikan juga kepada petugas jaga agar penjagaannya dilonggarkan saja, yang boleh keluar masuk hanyalah yang telah mengantongi kartu non reaktif Rapid, “ ujar Rustan Saru.

Artikel Terkait

Bupati se Papua Diminta Terbitkan Perbup Disiplin Protokol Kesehatan

Bams

Pegawai Terpapar Corona, Kantor Bappeda Papua Ditutup

Bams

Kemenkes Turunkan Tim, Pantau penanganan Corona di Papua

Bams

PMI Papua Terus Berupaya Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Bams

Polres Waropen Akan Lebih Pertekat Protkes

Afrans

Tindak Lanjuti Inpres No.6, Pemda Waropen Gelar Rapat Internal

Afrans

Alami Defisit, Proyek Besar di Papua Ditunda

Bams

Pemuda Papua Jadi Agen Perubahan Covid-19

Bams

Kantor Pemerintahan di Papua Harus Bebas Dari Covid-19

Bams